• jum’at, 09Januari 2009
Netbook berukuran 12 inci sudah mulai bermunculan. Dell dengan Inspiron Mini 12, Samsung juga akan memperkenalkan model netbook 12 inci di A.S dalam waktu dekat ini, dan masih banyak lagi yang akan datang. Namun Intel tidak terlalu senang dengan perkembangan ini. Malahan, perkembangan pasar Netbook membuat mereka menjadi khawatir.

Walaupun semua netbook menggunakan chip Atom , Intel pada awalnya memandang betbook sebagai produk yang dibeli pengguna yang tidak mampu membeli notebook biasa, atau menggunakan netbook hanya sebagai komputer sekunder. Namun saat ini justru sudah bayak konsumen yang membeli netbook sebagai komputer utama mereka, bukannya laptop biasa yang menggunakan Core 2.

Hal ini berarti untuk setiap netbook yang dijual, ada CPU Core 2 Intel yang tidak terjual, dan Intel meraup keuntungan lebih besar dari menjual CPU Core 2 dengan harga dan margin keuntungan yang lebih tinggi.

Oleh karena itulah Intel terus menerus mengkritik kinerja dari netbook, mengatakan bahwa “jika Anda pernah menggunakan sebuah netbook berlayar 10-inci — produk tersebut akan nyaman dipakai selama satu jam. Namun netbook bukanlah sesuatu yang dapat Anda gunakan terus menerus untuk keperluan sehari-hari,” kata VP Intel Stu Pann pada sebuah acara tahun lalu.

netbook

Dengan alasan yang sama Intel juga sengaja membatasi kinerja netbook dengan tidak memperbolehkan CPU Atom untuk dikombinasikan dengan nVidia GeForce 9400M yang mampu menghadirkan kinerja grafik tinggi di netbook.

Intel menginginkan agar netbook tetap berukuran kurang dari 10 inci. Beberapa produsen PC mengatakan bahwa Intel tidak mengijinkan untuk dipakai di PC yang lebih besar dari 10 inci dan secara terus-menerus menekan vendor. Tetapi pada akhirnya Dell tetap saja menggunakan Atom untuk netbook 12 inci mereka, sedangkan Samsung beralih ke VIA Nano yang walaupun mengkonsumsi lebih banyak daya dibandingkan Intel, berkinerja lebih baik.

Saat ditanya apakah Intel melarang pabrikan untuk membuat netbook berukuran lebih dari 10 inci, jawaban mereka adalah: “Intel mendefinisikan netbook sebagai PC berlayar 10 inci atau kurang. Kami merekomendasikan kepada OEM atau pabrikan netbook untuk juga menggunakan petunjuk untuk mengantarkan pengalaman penggunaan yang terbaik.”

Pernyataan yang bagus, namun jelas tidak masuk akal. Kinerja CPU tidak berkurang dengan menggunakan layar yang lebih besar. Sebuah netbook 12 inci memiliki kecepatan yang sama dengan netbook berlayar 10 inci, kecuali dalam sisi grafis yang semestinya dapat teratasi dengan menggunakan platform Ion dari nVidia.

Perbedaan utamanya adalah apabila netbook hari ini memiliki layar berukuran 12 inci, banyak konsumen akan lebih memilih membeli netbook dengan harga murah dibandingkan laptop CPU dual core, terutama karena era cloud computing sudah melahirkan banyak aplikasi berbasis web yang dapat dioperasikan oleh sebuah browser saja.

Netbook akan terus bertahan, dan model baru dengan layar yang lebih lebar dan keyboard lebih luas akan menyelesaikan dua dari tiga kelemahan netbook (isu terakhir adalah Vista dan XP yang cenderung berkinerja lambat, namun hal ini tampaknya akan berubah saat Windows 7 dirilis).

Tidak lama lagi, kita akan melihat netbook 13 inci yang lebih besar, Intel berusaha menekan vendor untuk tetap mempertahankan ukuran 10 inci atau kurang. Intel mungkin tidak setuju jika CPU mereka dikemas kepada alat-alat ini, namun VIA, dengan Nano akan dengan senang hati mengganti peran Intel menyuplai CPU untuk netbook.

Klik di sini untuk sumber artikel.


Tulis sebuah Komentar

*
*